Single – Single Inspirasi Bulan Januari

Terhitung lebih dari 30 hari kita sudah melewati bulan Januari, apa saja yang sudah kalian lakukan di awal tahun babi ini? Bermalas-malasan bermain game? Sehingga lupa dengan pekerjaan sebenarnya. Atau menghabiskan ribuan jam dengan sibuk melakukan twit-war di kolom-kolom komentar sobat netizen lainnya. Atau … Apa? Lanjutkan membaca Single – Single Inspirasi Bulan Januari

Sisa – Sisa Artefak New Dawn Fades ’18

Setiap hubungan emosional antara manusia dan tempat didefinisikan sebagai sense of place. Bagi saya pribadi mendengarkan sebuah musik secara bersamaan pula akan melahirkan sense of place itu sendiri, lebih dalam lagi ia akan merujuk pada place attachment. Bagaimana ruang sempit nan pengap seperti kamar saya memiliki kontribusi yang signifikan dalam menjabarkan makna emosional sebuah lagu, dimana dalam lagu-lagu tersebut tentu akan menciptakan kenangan-kenangan baru selama saya mendengarkannya. Lanjutkan membaca Sisa – Sisa Artefak New Dawn Fades ’18

Awakening, EP Revenge The Fate Yang Ear-Catching

Membutuhkan waktu 4 tahun bagi RTF untuk menemukan jati-dirinya dalam membuat komposisi lagu yang memiliki karakter. Berkaca dari debut album Redemption (2014), Awakening jauh dari apa yang pernah saya harapkan sebelumnya dari band ini. Kesan symphonic deathcore dari EP terbaru mereka ini jauh lebih kental, gelap dan penuh kesan tentunya. Membuat kalian tidak bosan, karena dihidangkan kualitas sounds se-level dengan band-band dengan genre sejenis, seperti Lorna Shore, Signs of the Swarm, atau sekalian ambil saja Carnifex sebagai referensi yang paling veteran. Lanjutkan membaca Awakening, EP Revenge The Fate Yang Ear-Catching

Album – Album Kelas Bulu Yang Mudah Dilupakan Waktu

Tahun 2018 menyisakan 1 bulan lagi, dan hanya akan lewat begitu saja tanpa kenangan-kenangan yang berarti apabila saya tak menuliskan apapun selama menjalaninya. Resolusi? Bukan. Itu terlampau jauh dari pikiran saya jikalau resolusi selalu dikaitkan dengan sebuah pencapaian-pencapaian yang belum atau akan dicapai. Lanjutkan membaca Album – Album Kelas Bulu Yang Mudah Dilupakan Waktu

Sub-Kultur Scene; When The Men Using The Girl’s Outfit

Sekitar satu tahun yang lalu saya kebingungan mencari etimologi dari “scene” itu sendiri, yang rencananya akan saya masukkan dalam kolom opini di zine saya. Berhubung belum jua menemukannya, kemudian saya urungkan saja niat untuk membicarakan scene di kota saya—scene yang saya maksud berhubungan dengan relasi musik. Lanjutkan membaca Sub-Kultur Scene; When The Men Using The Girl’s Outfit