Meski secara personal saya tidak memiliki ikatan kerohanian dengan agama Kristen, namun berhubung sebagian keluarga dan jarak untuk menempuh tempat peribadatan-nya hanya berjarak sekitar sepuluh hembusan nafas dari rumah. Menuntun saya untuk merayakannya dengan cara sepele, menonton film bertema Natal contohnya. Sengaja saya pilih-kan yang keluarnya paling baru, untuk menemani malam-malam terkutuk kalian. Jangan diambil hati, saya cuma bercanda—silahkan pasang emoticon yang paling kalian suka.

Dan berikut beberapa daftar film yang pernah saya habiskan waktu berjam-jam karenanya;

The Holiday Calendar

Bradley Walsh / 1 Jam 35 Menit / Netflix / 2 November 2018

Memang, jika kalian ingin mengakses film ini harus berlangganan Netflix dahulu. Berhubung film ini tidak tayang di bioskop—koreksi saya kalau salah. Namun saya haqqul yaqin kalian pasti memiliki opsi yang lebih sederhana lagi untuk bisa menonton film ini, melalui streaming ilegal contohnya.

Sudahlah, kita masuk saja ke plot filmnya. Dikisahkan, Josh Barton (Quincy Brown) baru saja kembali dari perjalanannya sebagai travel photographer, yang kemudian menemui sahabat lamanya, Abby Sutton (Kat Graham). Kemudian Abby mendapatkan kado natal dari kakek-nya, Gramps Sutton (Ron Cephas Jones) berupa kalender adven yang antik. Uniknya, kado dari kakek-nya ini bisa meramalkan berbagai kejadian yang akan dilalui Abby di hari-hari ke depannya. Ditandai dengan munculnya miniatur sepatu boots dari dalam kalender, yang kemudian hari secara kebetulan pula dirinya mendapatkan kado sepatu boots dari Josh.

Lalu berbagai miniatur lainnya muncul dari dalam kalender di hari-hari setelahnya, benda-benda inilah yang kemudian menjadi penanda hal-hal apa saja yang kelak akan dilalui Abby. Pertanyaannya, apakah kalender pemberian kakek-nya ini memang ajaib, atau hanya nasib yang datang secara kebetulan? Bagi kalian yang belum menonton-nya, saya sarankan untuk mencari jawabannya sendiri.

The Christmas Chronicles

Clay Kaytis / 1 Jam 44 Menit / 1492 Pictures / 22 November 2018

Bagi kalian yang suka dengan genre fantasi, sepertinya film bertema Natal yang satu ini cocok untuk kalian. Film ini bercerita tentang 2 kakak-beradik, Teddy Pierce (Judah Lewis) dan Kate Pierce (Darby Camp) yang pada saat malam Natal memergoki ada Sinterklas (Kurt Russell) menyelinap masuk ke rumah mereka.

Dengan rasa penasaran, kakak-beradik ini pun membuntuti Santa kemana arah perginya? Akhirnya, Teddy dan Kate menemukan kendaraan Santa yaitu berupa kereta luncur lengkap dengan 8 rusa kutub parkir melayang di udara. Petualangan mereka pun dimulai dari sini, dan kejadian-kejadian magical pun mereka alami bersama.

The Princess Switch

Mike Rohl / 1 Jam 41 Menit / Netflix / 16 November 2018

Saya yakin ketika kalian pertama kali menonton video trailer untuk film ini, ingatan kalian pasti langsung mengarah pada film The Parent Trap (1998). Memang plot dalam The Princess Switch tak jauh-jauh larinya dari The Parent Trap, dua orang berwajah sama yang bertukar posisi lalu melakukan aktivitas untuk merasakan kepribadian satu sama lain.

Film ini dibintangi oleh Vanessa Hudgens yang berperan sebagai Margaret Delacourt sekaligus Stacy DeNovo. Margaret adalah seorang wanita bangsawan asal Belgravia yang kelak akan menjadi istri Pangeran Edward (Sam Palladio).

Kisah ini bermula ketika Stacy pergi ke Belgravia bersama dengan sahabatnya, Kevin Richards (Nick Sagar)—yang memiliki seorang anak gadis bernama Olivia Richards (Alexa Adeosun)—untuk mengikuti kompetisi kue paling bergengsi di dunia di Kerajaan tersebut. Singkat cerita, Margaret dan Stacy akhirnya pun bertemu di studio televisi tempat kompetisi itu akan berlangsung. Dan untuk seterusnya, saya yakin kalian pasti sudah bisa menebak-nya.

A Christmas Prince: The Royal Wedding

John Schultz / 1 Jam 32 Menit / MPCA / 30 November 2018

Setelah sukses di sequel pertamanya, A Christmas Prince (2017) MPCA kembali menghadirkan Amber (Rose MCIver) dan Richard (Ben Lamb) untuk menemani saat-saat pergantian tahun kalian.

Berbeda dengan versi pertama, kini yang berperan sebagai ayah kandung Amber bukanlah Daniel Fathers melainkan John Guerrasio. Perbedaannya pun sangat mencolok, di sequel kedua ini peran ayah Amber yaitu Rudy lebih sering disorot. Sehingga karakternya dalam film ini tak hanya sebatas sebagai cameo, namun lebih memiliki peran yang penting di dalam alur.

Kali ini Amber akan dihadapkan pada situasi yang bertolak belakang dengan profesi-nya selama ini, sebagai jurnalis—yang kemudian banting setir sebagai penulis blog. Protokol kerajaan tidak mengizinkan sang calon ratu Aldovia tersebut untuk melanjutkan profesi-nya. Lalu apa yang akan dilakukan Amber selanjutnya?

Meski kalian bisa menebak bagaimana kemasan akhir dari kebanyakan film bertema Natal, namun bagi yang pernah menonton sequel pertamanya sepertinya memang sayang untuk dilewatkan.

Free Rein; The Twelve Neighs of Christmas

Marek Losey / 57 Menit / Netflix / 7 Desember 2018

Saya sarankan bagi kalian yang belum menonton serial televisi-nya, jangan coba-coba untuk menonton versi filmnya. Agar tidak kebingungan seperti halnya saya, yang di sepanjang alurnya hanya bisa mengumpat tentang hubungan emosional antar karakter yang saling mengikat.

Apabila Zoe (Jaylen Barron) yang dimaksudkan sebagai tokoh utama dalam film ini, toh cewek remaja berambut keriting ini sama sekali tidak memiliki peran sekaligus karakter yang kuat di sepanjang perjalanan filmnya. Kalau boleh jujur, film ini lebih menegaskan tentang perseteruan antara Mia (Celine Buckens) dengan Gaby Grant (Charlotte Jordan) dengan tema receh antara si kaya dengan si miskin. Kembali lagi, mungkin ini hanya masalah tentang saya melewatkan 2 musim serial televisi-nya. Dan satu lagi, untuk ukuran film Hollywood dengan durasi yang tak genap 1 jam ini, pada akhirnya tak mendeskripsikan apapun.